Beranda Tentang Kami Blog Hubungi Kami

Mengenal Fungsi Dan Peran Delivery Note Sebagai Bukti Penerimaan Barang Resmi

Mengenal Fungsi Delivery Note Bukti Penerimaan Barang

Dalam aktivitas keluar-masuk barang di gudang, ada satu dokumen yang perannya sering disepelekan padahal sangat krusial, yaitu delivery note. Banyak pelaku usaha menganggap delivery note hanya sebagai formalitas administrasi, padahal dokumen ini menjadi bukti sah yang melindungi kedua belah pihak, baik pengirim maupun penerima barang, apabila di kemudian hari terjadi selisih jumlah, kerusakan, atau perselisihan lainnya. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu delivery note, perbedaannya dengan delivery order, fungsi dan komponen pentingnya, hingga bagaimana digitalisasi dapat membantu proses penerimaan barang gudang menjadi lebih rapi dan akurat.

Apa Itu Delivery Note?

Delivery note atau yang juga sering disebut nota pengiriman/surat jalan adalah dokumen yang menyertai pengiriman barang fisik dari pengirim ke penerima. Dokumen ini berisi rincian barang yang dikirim, mulai dari nama barang, jumlah, satuan, hingga kondisi barang saat dikirim. Ketika barang sampai di tujuan, penerima akan memeriksa kesesuaian fisik barang dengan yang tercantum pada delivery note, kemudian menandatangani dokumen tersebut sebagai bukti bahwa barang telah diterima dengan kondisi dan jumlah yang sesuai.

Berbeda dengan sekadar catatan internal, delivery note memiliki kekuatan sebagai bukti serah terima yang sah secara administratif maupun hukum. Karena itu, dokumen ini biasanya dibuat rangkap, satu salinan dipegang oleh pengirim sebagai arsip, dan satu lagi diberikan kepada penerima sebagai bukti bahwa barang telah diterima secara resmi.

Perbedaan Delivery Note dan Delivery Order

Meski sering dianggap sama, delivery note dan delivery order sebenarnya memiliki fungsi yang berbeda dalam alur pengiriman barang gudang. Delivery order diterbitkan oleh pihak gudang sebagai izin resmi untuk mengeluarkan barang dari gudang menuju tujuan pengiriman. Sementara itu, delivery note adalah dokumen yang menyertai fisik barang selama proses pengiriman berlangsung dan menjadi bukti penerimaan barang di titik akhir pengiriman.

Sederhananya, delivery order berperan di sisi pengirim sebagai otorisasi pengeluaran barang, sedangkan delivery note berperan di sisi penerima sebagai bukti konfirmasi bahwa barang telah sampai dan diterima sesuai kondisi yang disepakati. Kedua dokumen ini saling melengkapi dan idealnya tercatat dalam satu sistem yang sama agar alur pengiriman barang dapat ditelusuri secara utuh dari awal hingga akhir.

Fungsi Delivery Note dalam Proses Penerimaan Barang Gudang

Sebagai dokumen resmi, delivery note memiliki beberapa fungsi penting yang berdampak langsung pada kelancaran operasional gudang maupun hubungan bisnis dengan mitra.

  1. Bukti Sah Serah Terima Barang. Delivery note menjadi bukti hukum bahwa barang telah berpindah tangan dari pengirim ke penerima dalam kondisi dan jumlah tertentu, sehingga dapat digunakan sebagai rujukan apabila terjadi klaim atau perselisihan di kemudian hari.
  2. Alat Verifikasi Kesesuaian Barang. Saat barang tiba, penerima dapat mencocokkan fisik barang dengan detail yang tercantum pada delivery note, mulai dari jumlah, jenis, hingga kondisi barang, sebelum akhirnya menandatangani dokumen sebagai tanda persetujuan.
  3. Dasar Pencatatan Stok Masuk. Delivery note yang telah ditandatangani menjadi dasar bagi tim gudang penerima untuk mencatat penambahan stok di sistem inventory mereka, sehingga data stok selalu sesuai dengan kondisi fisik di lapangan.
  4. Dokumen Pendukung Proses Pembayaran. Bagi tim finance dan accounting, delivery note yang sudah ditandatangani sering menjadi syarat pencairan invoice atau pembayaran kepada supplier, karena menjadi bukti bahwa barang telah diterima dengan baik.
  5. Mempermudah Proses Audit dan Rekonsiliasi. Arsip delivery note yang rapi memudahkan tim internal maupun auditor eksternal dalam melakukan pengecekan silang antara dokumen pengiriman, dokumen penerimaan, dan catatan stok di sistem.

Komponen Penting yang Harus Ada dalam Delivery Note

Agar delivery note dapat berfungsi secara optimal sebagai bukti penerimaan barang resmi, ada beberapa komponen yang wajib dicantumkan di dalamnya.

  • Nomor Dokumen Unik. Setiap delivery note harus memiliki nomor identitas yang unik agar mudah ditelusuri dan tidak tertukar dengan dokumen pengiriman lain.
  • Data Pengirim dan Penerima. Nama perusahaan, alamat, serta kontak penanggung jawab dari kedua belah pihak harus tercantum jelas.
  • Tanggal Pengiriman dan Penerimaan. Informasi tanggal membantu tim gudang melakukan pencatatan waktu transaksi secara akurat.
  • Rincian Barang. Nama barang, kode atau SKU, jumlah, satuan, serta kondisi barang harus dicantumkan secara detail dan mudah dibaca.
  • Referensi Delivery Order atau PO. Delivery note idealnya mencantumkan nomor delivery order atau purchase order terkait agar dapat divalidasi silang dengan dokumen sebelumnya.
  • Kolom Tanda Tangan dan Catatan Kondisi Barang. Ruang untuk tanda tangan penerima, beserta catatan apabila ada barang yang rusak atau tidak sesuai, sangat penting untuk menghindari perselisihan di kemudian hari.

Manfaat Delivery Note bagi Kelancaran Bisnis dan Gudang

Penerapan delivery note yang konsisten memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. Pertama, proses penerimaan barang menjadi lebih transparan karena setiap pihak memiliki bukti tertulis atas apa yang diterima. Kedua, risiko kehilangan atau selisih barang dapat diminimalkan karena setiap pergerakan barang tercatat sejak awal hingga akhir proses pengiriman.

Ketiga, delivery note yang terintegrasi dengan sistem purchasing dan sales mempercepat proses rekonsiliasi antara pesanan, pengiriman, dan penerimaan barang. Keempat, dokumen ini turut mendukung kelancaran arus kas perusahaan, karena proses pembayaran ke supplier maupun penagihan ke pelanggan dapat berjalan lebih cepat begitu delivery note ditandatangani sebagai bukti barang telah diterima dengan baik.

Digitalisasi Delivery Note untuk Efisiensi Operasional Gudang

Pencatatan delivery note secara manual berbasis kertas memiliki banyak kelemahan, mulai dari risiko dokumen hilang, sulit dicari kembali, hingga rawan terjadi kesalahan pencatatan akibat human error. Dengan digitalisasi melalui sistem WMS custom, proses pembuatan dan penandatanganan delivery note dapat dilakukan secara elektronik, lengkap dengan foto kondisi barang dan tanda tangan digital dari penerima.

Selain itu, integrasi delivery note dengan sistem ERP perusahaan memungkinkan data penerimaan barang langsung memperbarui stok di modul inventory, memicu proses pembayaran di modul finance, serta tercatat rapi untuk kebutuhan pelaporan manajemen. Dengan begitu, seluruh proses dari pengiriman hingga penerimaan barang dapat dipantau secara real-time tanpa perlu menunggu rekap manual di akhir periode.

Layanan SolusiSoft untuk Mendukung Pengelolaan Delivery Note dan Sistem Gudang Bisnis Anda

SolusiSoft menghadirkan berbagai layanan pengembangan sistem custom yang dapat membantu bisnis Anda mengelola proses penerimaan barang, termasuk delivery note, secara lebih rapi, cepat, dan terintegrasi. Berikut layanan unggulan SolusiSoft yang relevan untuk mendukung kebutuhan tersebut:

  • Sistem Custom — pengembangan sistem sesuai kebutuhan spesifik bisnis Anda, termasuk digitalisasi proses delivery note agar lebih cepat, akurat, dan mudah diarsipkan.
  • Sistem WMS (Warehouse Management System) Custom — mengelola seluruh alur barang masuk dan keluar gudang secara terintegrasi, termasuk proses penerimaan dan verifikasi barang.
  • Sistem Warehouse Custom — solusi pengelolaan gudang yang dapat disesuaikan dengan skala dan proses bisnis perusahaan Anda.
  • Sistem Inventory Custom — memastikan data stok selalu diperbarui secara otomatis begitu delivery note diverifikasi dan ditandatangani.
  • Sistem Purchasing Custom dan Sistem Sales Custom — menghubungkan proses pembelian dan penjualan dengan dokumen penerimaan barang secara otomatis.
  • Sistem ERP Custom — menyatukan seluruh proses bisnis, mulai dari gudang, pembelian, penjualan, hingga keuangan dalam satu platform yang terintegrasi.
  • Sistem Accounting Custom dan Sistem Finance Custom — mempercepat proses pembayaran dan pencatatan keuangan begitu delivery note diterima dan disetujui.
  • Sistem Manufacturing Custom — bagi perusahaan produksi yang membutuhkan integrasi antara penerimaan bahan baku dan proses produksi.
  • Sistem HR & Payroll Custom — mendukung pengelolaan tim gudang dan operasional secara lebih terstruktur.
  • Sistem MLM Custom — bagi bisnis dengan model jaringan pemasaran yang juga membutuhkan pengelolaan dokumen pengiriman dan penerimaan barang ke jaringan distributor.

Semua layanan tersebut dikembangkan secara custom oleh tim SolusiSoft agar benar-benar sesuai dengan alur kerja dan kebutuhan spesifik bisnis Anda, bukan sistem generik yang harus dipaksakan mengikuti proses yang sudah ada.

Kesimpulan

Delivery note bukan sekadar dokumen pelengkap dalam pengiriman barang, melainkan bukti sah yang melindungi kepentingan pengirim maupun penerima. Dengan mencantumkan komponen yang lengkap dan menerapkan proses verifikasi yang konsisten, perusahaan dapat menghindari selisih stok, mempercepat proses pembayaran, serta menjaga hubungan baik dengan mitra bisnis maupun pelanggan.

Jika proses penerimaan barang di gudang Anda masih dilakukan secara manual dan rawan kesalahan, saatnya beralih ke sistem yang terintegrasi. SolusiSoft siap membantu membangun sistem custom yang sesuai dengan kebutuhan gudang dan alur bisnis Anda, mulai dari WMS, inventory, purchasing, sales, hingga ERP secara menyeluruh, agar proses penerimaan barang menjadi lebih cepat, rapi, dan bebas kesalahan.

Hubungi Kami